Pemberantasan Korupsi untuk Menuju Indonesia yang Lebih Baik

Berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa NKRI mendapatkan kemerdekaannya artinya jika rahmat NYA tidak ada lagi maka Negara ini akan memasuki kehancurannya dan berada dizaman kegelapan. Larinya GT dengan bgt mudahnya sudah pasti banyak alasannya setiap instansi yang seharusnya bertanggung jawab pasti akan membuat alasannya, dan ini pasti dengan alasan yang masuk akal dan kuat. Kita masyarakat biasa hanya bisa ngurut dada dan berdoa semoga Rahmat Allah Yang Maha kuasa ini tidak dicabut dan kita Negara dan bangsa Indonesia agar dilingdungi NYA. Allah swt telah menganugrakan negeri kita dengan kekayaan yang begitu melimpah,baik didarat,dilaut,maupun diudara.kita di beri amanah olehnya untuk dikelola dan dimamfaatkannya dengan baik,namun sangat disayangkan sebagian dari pemimpin kita mempunyai mental yang buruk,mereka serakah,mereka makan,mereka timbun sesuatu hak yang bukan milik mereka ,banyak sekali kritikan terhadapa para koruptor baik dari media maupun dari masyarakat baik itu berupa celaan,kritikan,kutukan,ataupun demonstrasi pada umumnya. Semakin tinggi seorang menjabat semakin besar peluang untuk memperkaya diri,semakin tinggi memimpin semakin besar peluang untuk berkuasa dan berbuat dzalim.mereka lupa dengan ikrar mereka sebelum menjabat,mereka tidak pernah peduli bagi kaum miskin yang kelaparan,sakit,pengangguran,di negeri ini begitu banyak sekali korupsi,suap dan menyuap orang kaya semakin kaya dan orang miskin semakin miskin. Sangat disayangkan korupsi telah menjadi budaya bagi negeri kita dari dahulu hingga sekarang seakan-akan korupsi menjadi warisan dari nenek moyang kita.dari penjabat tingkat kecil hingga tingkat tinggi. Mungkin anada bisa bayangkan masa depan Indonesia dengan korupsi dari generasi hingga ke generasi berikutnya mau jadi aopa negeri kita jika semua pejabat senantiasa korupsi?banyak program jangka pendek maupun jangka panjang yang terabaikan”baik itu dari proyek pembangunan dan transportasi seperti pembangunan pelabuhan tanjung api-api hingga saat ini pembangunan tersebut belum terselesaikan namun begitu banyak biaya yang telah dikeluarkan karena biaya tgersebut tidak jelas untuk dikeluarkan. Lalu dana pendidikan bukan digunakan baigi siswa/siswi yang tak mampu namun digunakan untuk kepentingan mobil baru bagi mereka.

Kita tidak suka dan sedih melihat korban teroris sehingga sangat mendukung pemberantasan terorisme karena kejahatan itu luar biasa serta menghancurkan peradaban dan kemanusiaan. Kita juga tentunya mendukung aparat penegak hukum untuk mencegah pemberantasan kejahatan yang luar biasa lainnya seperti korupsi. Dalam pemberantasan kejahatan terorisme akhir akhir ini banyak yang diselesaikan dengan terjangan peluru panas karena mereka memang bisa membahayakan petugas. Dalam kejahatan korupsi kenapa koruptor tidak langsung ditahan dan diperiksa secara instensif sampai kejahatannya terbongkar. Apakah ada alasannya koruptor tidak lebih bahaya dari teroris?. Ini salah besar koruptor sama berbahayanya dengan teroris malahan bisa lebih berbahaya karena selain pintar, berkuasa juga punya uang banyak walaupun koruptor tidak akan melakukan tindakan kekerasan atau perlawanan dengan tangannya langsung tetapi dampak kejahatannya serta perlawananya pasti luar biasa. Disisi lain koruptor punya pengaruh terhadap kekuasaan dan bisa jadi berada pada lingkaran kekuasaan.
Dengan larinya GT, bisa saja memang ia melarikan diri tetapi jika dilihat dari perkembangan kasusnya maka tidak mungkin ia bisa dapat uang begitu banyak dan meloloskan begitu banyak kasus jika ia bekerja sendirian sehingga KPK, kepolisian dan kejaksaan tidak bisa lagi hanya fokus kepada kasus yang telah ditanganinya tetapi harus bergerak jauh lebih cepat dan tegas serta secara menyeluruh. Oleh karenanya DPR walaupun sedang reses tidak bisa melihat kasus ini hanya dalam kerangka criminal biasa tetapi harus bisa melihat bahwa ini adalah kesempatan membangkitkan pemberantasan korupsi yang sebenarnya. MenKeu, kapolri, kejagung, MA tidak akan tahu kasus ini jika tidak diungkapkan sebelumnya. Dan ini adalah fakta yang sesungguhnya bahwa kalaupun banyak sekali orang baik dan beriman serta mengabdi luar biasa di birokrasi pemerintahan tetapi saat ini tidak boleh ditutup dan dilingdungi lagi bahwa kejahatan ini ada dan nyata serta sulit memberantasnya.
Prihatin sekali jika melihat penegak hukum dan atasan yang seharusnya bertanggung jawab dalam kasus GT ini , jika melihat mereka seperti konsultan dan dosen saja dengan hanya mengatakan memang seharusnya begini dan begitu tetapi kenyataannya GT kabur dank arena ini bisa jadi melibatkan banyak orang maka yang paling aman bagi semuanya bisa jadi GT menghilang atau ditemukan setelah berpulang, oleh karenanya harus tertangkap dan diadili serta terbongkar kasusnya sehingga kejahatan ini berhenti. Jika ini berhasil semoga tanpa membebani wajib pajak berlebihan artinya dengan uang yang ditarik seperti pajak sekarang saja jumlah hasil tarikannya, bisa melampaui target yang telah diberikan pemerintah kepada Dirjen pajak. Sekali lagi ini bukan mencari siapa yang salah dan membuat persoalan menjadi rumit tetapi dalam rangka soal kejahatan luarbiasa ini harus diselesaikan oleh bangsa Indonesia supaya rahmat allah yang maha kuasa itu tidak dicabut. Jika kita membiarkan ini maka bisa dianggap setuju terhadap kejahatan itu, munafik dan melindungi kejahatan. Dulu mungkin itu dianggap biasa saja tetapi dengan kondisi rakyat dan bencana bencana yang dating serta penderitaan masyarakat sebaiknya kita memperbaiki diri sebelum dipasksa kondisi untuk berubah. Hukuman mati dan sanki hukum maksimal bagi koruptor?
Presiden ternyata arahannya juga dalam memberantas korupsi tidak langsung ditindaklanjuti buktinya GT bisa lari. Dan aparat penegak hukum tidak ada yang langsung bereaksi lebih jauh secara nyata dalam mengungkap sumber persoalan di tempat GT. Jika masih ragu buka online pengaduan dari masyarakat yang bisa ditindaklanjuti segera hampir pasti akan banyak yang memberikan informasi benar dan sekaligus juga disinformasi supaya tersesat artinya ini membuktikan persoalan ini rumit dan menakutkan. Apakah Presiden juga harus seperti konsultan dan professor yang hanya menunjukan jalan serta mengarahkan saja ketika melihat hal ini terjadi.? Dalam pandangan saya, Presiden adalah Pemimpin tertinggi pemerintahan dan kepala Negara sehingga sudah pasti jika hanya berdiam diri pasti akan menimbulkan persoalan tersendiri. Dan kemungkinan besar bukan berdiam diri tetapi telah memberikan petunjuk tetapi kecepatan gerakan contranya jauh lebih cepat sehingga niat dan arahan yang baik jika tidak diorganisasikan dengan model darurat maka semuanya hanya akan menjadi statement diatas kertas saja. Sudah sepantasnya, saat ini Satgas Pemberantasan Mafia Hukum dan Penegak Hukum serta KPK buka Pos kerjasama 24 jam dan bekerja 24 jam dengan menggunakan segala sumberdaya yang dipunyai negeri ini untuk didayagunakan memberantas tindak korupsi ini dengan pintu masuk dari kasus GT ini. Jika ini bergulir sudah hampir dipastikan akan muncul berbagai pengakuan lainnya karena percaya Negara dan pemerintahan menyelesaikan kasus ini secara tuntas. Tidak ada melakukan pemberantasan korupsi Cuma melakukan diskusi dan wara wiri kesana kemari dan Cuma menerima laporan tanpa menangkapi dan melakukan operasi kesana dan kemari. Sekali jika hanya bekerja sesuai sebagai mana biasa maka namanya bukan pemberantasan korupsi tetapi sedang ngimpi melenyapkan korupsi serta menulis buku pemberantasan korupsi. Mana mungkin yang namanya satgas pemberantasan mafia hukum bisa diskusi kesana kemari dan wawancara kesana kemari saja dengan bebas jika korupsi diberantas, mereka pasti diincar koruptor dan jika masih bisa kesana kemari itu namanya bukan sedang melakukan pemberantasan korupsi tetapi sedang menjadi anggota tim khusus dan terhormat saja. Begitu juga bagaimana mungkin 2 org kunci di KPK bisa mundur begitu saja jika melihat bahwa tugas dan keahliannya luar biasa serta menjabat disana punya masa depan yang baik bagi keluarganya dan kehidupannya. Aneh jika petugas strategis Negara mundur jika alasannya mendapatkan pekerjaan yang lebih baik artinya jika sistim seperti ini dipertahankan , jawabannya koruptor akan menang, kenapa?. Ketua KPK juga hanya 5 tahun dan dipilih DPR tungguin saja 5 tahun jika bekerja sungguh sungguh dan tegas habis itu jangan pilih lagi karena menjadi ketua KPK pasti menyusahkan banyak orang dalam kaya begini. Dengan begini bagaimana pemberantasan korupsinya?. Kejadian penanganan korupsi dimasa lalu sudah membuktikan bahwa korupsi yang luar biasa tidak bisa tuntas dan jika ditangani dengan model, cara kerja dan budaya serta seperti bekerja biasa biasa saja sudah pasti hasilnya tidak akan jauh berbeda. Oleh karena itu , Hukuman maksimal dan mati sudah wajib ditetapkan untuk menyelesaikan kejahatan korupsi ini. Apakah ini kejam?. Sebenarnya ini menyelamatkan rakyat dan pejabatnya sendiri, dengan hukuman ini maka akan ada ketakutan dan bukti bahwa jika melakukan kejahatan ini , itulah akibatnya. Tetapi dengan diterapkan secara tegas maka bukan hanya kejahatannya berhenti kondisi umunya pun akan berubah baik. Kita tidak berharap sampai 1000 bahkan 10.000 yang akan dihukum mati tetapi korupsinya distor dan tidak terjadi lagi. Soal orang nanti menyangka pemerintah akan tidak tegas dan akhirnya kena itu bukan salah pemerintah lagi. Apakah ada nada pertentangan? Pertentangan akan sangat hebat dan perlawanan pasti luar biasa, hanya yakinkah kita bahwa Indonesia tanpa korupsi akan lebih baik dari yang korups?. Jika yakin bahwa Indonesia tanpa korupsi akan lebih baik dijalankan maka jika tidak yakin mendingan kita berhentikan saja pemberantasan ini. Alasannya pasti hanya akan jadi ajang balas dendam dan permainan politik saja sehingga lebih parah dari dibiarkan saja dengan harapan alam yang menghukum bangsa Indonesia. Kali ini kita sebagai bangsa kembali diuji. Dahulu kala yakinkah merdeka lebih baik padahal zaman Belanda adalah zaman normal?…jawaban para pendiri NKRI dengan keyakinan yang tinggi dan dengan darah serta nyawanya memperjuangkan kemerdekaan dan ternyata merdeka lebih baik. Para pendiri Republik ini yakin dan sadar serta rendah hati mengatakan bahwa Rahmat allah yang maha kuasa membuat kemerdekaan Indonesia terjadi , saat ini kita sebagai bangsa harus yakin dan percaya jika kita bersungguh sungguh maka korupsi ini akan lenyap dari bumi Indonesia tetapi dengan kesungguhan, kerja keras , pengorbanan dan tentunya Rahmat allah Yang maha kuasa.
Kita semua hanya menjalani sepenggal sejarah bangsa Indonesia ini tetapi dari ribuan tahun yang lalu sejarah sudah berjalan dan itu atas rahmat Allah Yang maha kuasa. Sekarang tugas Dpr adalah bagaimana membuat kondisi seperti bola salju yang mendukung pemberantasan Korupsi, rugi kalau yang dipikirkan dan dilakukan hanya untuk menggulingkan Pemerintahan saja. Alasannya nanti kita akan guling guling saja terus sampai muncul dictator baru. Bagaimana jika Pemerintah tidak bersungguh sungguh memberantas korupsi, sebaiknya jangan itu diskusi nya skg tapi dukung dulu pemerintah untuk melakukan pemberantasan korupsinya. Nanti proses akan menemukan solusinya. Apakah Presiden akan mudah melakukan pemberantasan Korupsi, jawabannya tidak mudah tetapi ini adalah komitmennya dan inilah yang menjadi harapan rakyat Indonesia pada pemilihan Presiden 2009 sehingga memilihnya. Dengan pemberantasan Korupsi yang sistemik dan menyeluruh maka semua aspek kehidupan akan membaik dan tentunya Rahmat Allah yang maha kuasa diharapkan akan makin memberikan hidayah, barokah dan melindungi kita semuanya. Sekali lagi, semoga pilihan berhenti korupsi atau hukuman yang seberat beratnya , semoga pilihannya berhenti korupsi. Bagaimana dengan tindak korupsi lama?. Disini perlu dicarikan jalan sehingga kekayaan Negara kembali dan penegakan hukum yang membuat mereka ngaku dan menyerahkan asset yang menurutnya hasil korupsi dan diappraisal secara benar. Apakah pemberantasan korupsi bisa dilakukan dengan adhock yang tidak terstruktur dan sistemik dan kuat?. Jawabannya sulit apalagi saat ini banyak tim tim yang dibentuk untuk memberantas korupsi kalah cepat dengan virus menjadikan petugas baik menjadi koruptor. Ada baiknya menyadari korupsi sudah menjadi wabah dan berada dimana mana sehingga sudah menjadi epidemic bahkan budaya korupsi dianggap tidak bersalah karena dipersepsikan sebagai bagian bertahan hidup. Oleh karenanya penuntasannya sudah pasti tidak dengan cara yang biasa saja tetapi harus lebih laur biasa. Dengan pandangan itu maka kalau boleh , kasus menghilangnya GT, mengindikasikan bahwa penanganan kasus korupsi masih ditangani dengan cara seperti bekerja dalam keadaan normal. Korupsi harus ditangani dengan ketegangan yang tinggi dan pilihannya menjadi baik atau tertangkap dan fatal bagi keluarganya. Selama persepsi bahwa kalau ketangkap sial saja dan semuanya bisa diantur kembali dengan membagi hasil korupsi maka sulit berhasil. Apalagi penahananya pun dibeda bedakan serta menjadi bahan pembicaraan tersendiri yang membuat keraguan masyarakat, tentang kesungguhan pemberantasan korupsi itu sendiri. Marilah , kita melihat bahwa pemberatasan korupsi ini adalah pintu bangsa Indonesia untuk mencapai cita cita bersamanya sehingga tidak ada pilihan lainnya kalau mau mundur dan berpendapat masih banyak jalan lain menuju Indonesia yang lebih baik. Jika merasa lebih baik berdoa , silakan berdoa saja supaya negeri ini selamat Jika merasa harus segera berpendapat dan berdakwah silakan lakukan Jika merasa harus bertindak sekaranglah saatnya bertindak. Korupsi hanya bisa tuntas jika diperangi bukan dengan cara lainnya. Bagaimana caranya berperang? Saat ini Presiden lebih tahu caranya berperang karena punya pengalaman berperang dan belajar tentang memenangkan peperangan dan siapa yang lebih tahu silakan memberikan saran supaya penegakan hukum dalam pemberantasan korupsi dikelola seperti mengelola peperangan.
Sekali lagi marilah dilakukan dengan semangat supaya masa depan Negara dan bangsa Indonesia lebih baik lagi dan kita menjalankan ajaran yang kita yakini supaya rahmat Allah yang maha kuasa itu semakin memberikan hidayah, lindungan dan petunjuk sehingga bangsa Indonesia menjadi lebih baik dan kecintaan kita semua kepada saudara sebangsa dan setanah air ini. Membiarkan korupsi terjadi sama saja dengan mencelakakan saudara kita yang belum beruntung sehingga celaka akibat kemiskinannya disisi lainnya mencelakan para koruptor itu sendiri yang juga saudara kita sebangsa dan setanah air sehingga dikenai siksa dan hukuman yang pedih.Jika tidak ada upaya serius untuk memberantas korupsi maka masa depan bangsa Indonesia pun akan terancam karena korupsi. Bayangkan sebuah negara dengan perekonomian yang morat-marit akibat praktek monopoli dan kroniisme selama lebih dari 30 tahun pemerintahan Orde Baru, dengan tingkat kemiskinan yang tinggi, dan kualitas sumber daya manusia yang rendah serta berpenduduk 225 juta jiwa. Lalu masih diperparah lagi dengan masalah korupsi, Indonesia bagaikan kapal bocor sarat muatan yang pasti akan tenggelam di tengah samudera luas kancah persaingan internasional dan globalisasi. Sumber daya alam Indonesia pun kian menipis dengan maraknya illegal logging dan konsesi pertambangan yang tiada henti. Semoga upaya pemberantasan korupsi itu bukan utopia tetapi memang nyata dan perlu demi survival bangsa dan negara Indonesia.
Coba kita banyangkan bila negeri ini tanpa korupsi dan dinegeri ini dipenuhi oleh orang oaring yang jujur,tanggung jawab dan amanah,sungguh negeri kita akan menjafi negeri yang makmur dan sejahtera apabila negeri kita makmur mungkin kriminalitas pada negeri ini akan berkurang.banyak orang yang bebuat kriminalitas akibat biaya bebabn hidup karena mereka tidak mamkmur.untuk agar mencegah korupsi menjadi budidaya pada Negara ini adalah dengan kita mempunyai penerus yang jujur dan amanah,dan bertanggung jawab. Amin.

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: